Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2018

Learn Mathematics Delightful through Android Game Application

Muhammad Win Afgani

Raden Fatah State Islamic University
Jl. K. H. Zainal Abidin Fikry KM 3.5, Kemuning, Palembang 30126, South Sumatera, Indonesia

Abstract


The effort to make learning of mathematics becomes delightful by integrating Information and Communication Technology (ICT) in learning process. Applying this approach is not a new issue, but using a tablet or smart mobile is different. Smart mobile technology facilitates many games. A game is a popular application in mobile device, because many kids tend to play it enjoyful and many applications of math game based on android in the internet can be used in learning.
            Keywords: Game, Mathematics, Android, Internet

Download  Article in Bahasa Indonesia

Rabu, 31 Oktober 2018

CONTOH TUTORIAL FLASH

CONTOH_TUTORIAL_FLASH

Kamis, 07 September 2017

QUIZ PROGRAM LINIER



klik disini untuk melihat ukuran sebenarnya.

Kamis, 24 Agustus 2017

PROGRAM LINIER

klik disini untuk melihat tampilan sebenarnya

PROGRAM LINIER



klik disini untuk melihat ukuran sebenarnya.

Kamis, 10 Maret 2011

Cara MemBuka Situs Yang Di Blokir

Anda masuk ke GOOGLE (Mesin Search Engine terbesar) dulu, kemudian anda ketikkan “anonymous proxy“, trus search. Nanti akan tampak banyak situs yang ditampilkan dari hasil pencarian. Dan disarankan, anda memilih dari layanan “YOUHIDE.COM” , karena layanan dari youhide.com lebih cepat.

Setelah kamu sudah masuk di www.youhide.com ketikan “http://youtube.com” kemudian pilih pada pilihan “SUBMIT” nanti kamu akan otomatis masuk ke layanan youtube denagn menggunakan Proxy dari Mereka.










Sumber : http://www.d60pc.info/cara-membuka-situs-yang-di-blokir/352

Kamis, 04 Maret 2010

Algoritma

Algorimta adalah spesifikasi urut-urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari sering kali kita harus membuat algoritma untuk merencanakan aktivitas kita (meskipun sering kali tidak kita sadari). Membuat jadwal kegiatan hari ini, mengatur waktu persiapan ujian, membuat daftar belanja, dan lain-lain adalah beberapa aktivitas sehari-hari yang melibatkan pembuatan algoritma.

Dalam program komputer, algoritma berarti urutan-urutan langkah kasar yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah. Algoritma harus dibuat sebelum membuat program dalam bahasa tertentu. Ada beberapa pertimbangan dalam pemilihan algoritma. Pertama, algoritma haruslah benar. Artinya, algortima akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli seberapa bagusnya algortima, bila memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma tersebut bukan merupakan algoritma yang baik.

Kedua, kita harus tahu seberapa baik hasil yang dapat dicapai oleh algoritma tersebut. Hal itu penting terutama pada algoritma-algoritma untuk menyelesaikan masalah yang mebutuhkan aproksimasi hasil (hasil yang hanya berupa pendekatan). Algoritma yang baik harus mampu memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya.

Ketiga, adalah efisiensi algoritma. efisiensi algoritma dapat ditinjau dari 2 hal, yaitu efesiensi waktu dan memori. Meskipun algoritma memberikan keluaran yang benar (paling mendekati), tetapi bila kita harus menunggu berjam-jam (berhari-hari) untuk mendapatkan keluarannya, algortima tersebut biasanya tidak akan dipakai. Orang menginginkan keluaran yang cepat sehingga segera dapat dilihat. Ada aspek lain yang berhubungan dengan efisiensi algoritma, yaitu tentang memori yang digunakan. Semakin banyak memori yang dibutuhkan algoritma untuk memecahkan suatu masalah, semakin buruklah algoritma tersebut.

Memori yang dibutuhkan dalam pemrograman berhubungan dengan perangkat komputer. Oleh karena sekarang ini harga perangkat keras cenderung menurun, maka efisiensi memori bukanlah masalah yang serius. orang menganggap bahwa waktu proses merupakan faktor yang lebih penting dibandingkan memori.

Sumber :

Siang, Jong Jek. 2006. Matematika Diskrit dan Aplikasinya pada Ilmu Komputer. Yogyakarta : Andi Offset.

Senin, 16 Juni 2008

Lingkungan Komputer

Komputer akan bermanfaat jika berada dalam suatu sistem. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain dan membentuk satu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan. Suatu sistem e-Education yang telah memanfaatkan komputer sebagai salah satu elemennya sering disebut sebagai sistem komputer, yang terdiri dari :
1. Hardware
merupakan perangkat yang dapat dipegang dan diraba. Perangkat keras komputer yang secara umum terdiri dari peralatan input, proses, output, dan storage.
2. Software
merupakan perangkat yang dapat dilihat oleh mata, tetapi tidak dapat diraba. Istilah perangkat lunak ini juga sering digunakan untuk menunjukkan semua sistem, bahasa, dan program yang dapat dipakai dalam sistem komputer. Dalam pengertian sempit, istilah ini menunjuk pada data dan program yang dapat mempermudah pemakai dari berbagai jenis komputer untuk mendayagunakan perangkat keras tersebut untuk menghasilkan informasi.
3. Data
merupakan bentuk jamak dari kata datum yang berarti fakta. Data adalah istilah umum yang mewakili angka, karakter, dan simbol-simbol lain yang berfungsi sebagai masukan untuk proses pengolahan data. Data yang mewakili simbol-simbol bukan merupakan informasi kecuali dalam batas pengertian tertentu.
4. Program
merupakan kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi kesatuan prosedur dengan menggunakan bahasa pemrograman yang mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah pengolahan data yang akan dieksekusi oleh komputer.
5. Sumber Daya Manusia
adalah perangkat manusia yang sering disebut dengan istilah brainware atau lifeware atau perangkat akal. Manusia memegang peranan penting khususnya dalam pengoperasian komputer. Tanpa manusia yang mengoperasikan, perangkat keras komputer tidak akan berguna. Disamping itu, manusia memiliki peran yang lebih penting lagi, yaitu sebagai penganalisis, penemu teknik pemecahan masalah dan pengambil keputusan.
6. Prosedur-prosedur
merupakan tata aturan yang disusun untuk mengoperasikan, mengendalikan dan mengamankan sistem komputer.
7. Listrik
merupakan sumber daya yang diperlukan untuk mengoperasikan perangkat komputer.

Jika lingkungan komputer itu terbentuk maka komputer dapat bekerja dengan baik dengan menunjukkan kemampuan yang milikinya, seperti :
1. Kecepatan
Waktu yang dibutuhkan komputer dalam menyelesaikan suatu operasi dasar, misalnya penjumlahan adalah sangat cepat bila dibandingkan dengan kecepatan kerja manusia, karena satuan waktu yang digunakan manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya adalah jam, menit atau detik, sedangkan komputer menggunakan satuan waktu yang sangat kecil, seperti milisecond, microsecond, nano-second, bahkan picosecond.
2. Keakuratan
Komputer mampu melaksanakan pekerjaan dalam jumlah besar dalam waktu singkat dan dengan hasil yang tepat dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Ketepatan yang dimiliki komputer dapat dipertanggungjawabkan karena komputer tidak memiliki sifat lengah atau ceroboh. Jika komputer mengalami kesalahan dalam bekerja, hal ini semata-mata disebabkan oleh kerusakan komponen, atau kesalahan dalam pemasukkan data dan/atau perintah-perintahnya.
3. Operasi Otomatis
Komputer elektronik dapat melakukan sekumpulan operasi pengolahan data secara otomatis tanpa campur tangan manusia lebih banyak.
4. Kapasistas Pengingat
Komputer memiliki kapasitas pengingat untuk menampung data dan instruksi serta hasil pengolahannya dalam jumlah besar. Hal ini sangat menguntungkan bagi pemakai, dibandingkan bila harus menggunakan lemati-lemari besar sebagai tempat penyimpanan data.
5. Kemampuan mengikuti perintah
Komputer sangat patuh dengan prosedur yang telah ditetapkan, sebab komputer hanya akan bekerja bila diberi suatu instruksi. Komputer tidak akan melanggar instruksi yang diberikan kepadanya. Semua instruksi akan diproses sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Hal ini sangat berbeda dengan manusia yang seringkali dengan mudah melakukan pelanggaran terhadap prosedur yang telah ditetapkan.
6. Daya tahan dalam memproses
Komputer memiliki daya tahan dalam melaksanakan proses selama 24 jam. komputer tidak mengenal lelah sebagaimana dialami setiap manusia. Kelelahan pada manusia dapat menyebabkan keandalan dalam melaksanakan suatu proses pengolahan data berkurang.

Sumber :
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. 2002. e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset.

Emoticon and Abbreviations list

8)
Smile

=-)
Smile

:)
Smile

:-)
Your basic smiley. This smiley is uded to inflect a sarcastic or joking statement since we can't hear voice inflection over the network

;-)
Winky smiley. User just made a flirtatious and/or sarcastic remark. More of a "don't hit me for what I just said" smiley

:-(
Frowning smiley. User did not like that last statement or is upset or depressed about somenthing

:-I
indifferent smiley. Better than a frowning smiley but not quite as good as a happy smiley

:->
User just made a really biting sarcastic remark. Worse than a :-)

>:->
User just made a really devilish remark

>;->
Winky and devil combined. A very lewd remark was just made.

(-:
User is left handed

%-)
User has been staring at a green screen for 15 hours straight

:*)
User is drunk

[:]
User is a robot

8-)
User is wearing sunglasses

B:-)
Sunglasses on head

::-)
User wear normal glasses

B-)
User wears horn-rimmed glasses

8:-)
User is a little girl

:-)-8
User is a Big girl

:-{)
User has a mustache

:-{}
User wears lipstick

{:-)
User wears a toupee

}:-(
Toupee in an updraft

:-[
User is a Vampire

:-E
Bucktoothed vampire

:-F
Bucktoothed vampire with one tooth missing

:-7
User just made a wry statement

:-*
User just ate something sour

:-)~
User drools

:-~)
User has a cold

:'-(
User is crying


Source :
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. 2002. e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset




Tata Aturan dalam Penulisan e-Mail

Sebagaimana surat pada umumnya, untuk menuliskan sebuah e-mail juga ada tata aturannya, meskipun belum baku. Tata aturan itu baru merupakan kesepakatan tidak tertulis dari komunitas internet.

Tata aturan ini tentu perlu diperhatikan agar komunitas tidak merasa terganggu dan kehadiran surat yang ditulis itu dapat diterima dengan baik.

Beberapa aturan dalam pengiriman e-mail antara lain :
1. Surat yang dikirim bukan merupakan surat berantai karena surat berantai dinilai sangat mengganggu.
2. Ukuran file usahakan sekecil mungkin. Jika materi konsultasi sangat besar, maka dapat ditempatkan dalam file tersendiri sebagai lampiran.
3. Tulisan tidak ditulis dengan huruf kapital, karena huruf kapital menegaskan atau juga berarti marah. Jika ingin menekankan suatu kata atau kalimat, maka dapat digunakan format huruf saja, sehingga suasana konsultasi dapat terbentuk dengan baik.
4. Untuk mengirimkan gambar harus memperhatikan isinya, sebaiknya bukan gambar porno, karena dapat dinilai melecehkan si penerima, apalagi jika tujuan pengiriman e-mail adalah konsultasi. Meskipun konsultasi itu terjadi diantara dua rekan atau lebih yang sudah akrab tetapi pengiriman gambar porno dapat memberi nilai yang buruk.
5. Materi tulisan tidak perlu panjang dan tidak perlu melakukan basa basi seperti pada penulisan surat konvensional karena internet digunakan dalam kerangkan penghematan.

Sumber :
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. 2002. e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset.

Manfaat e-Education

Ada banyak manfaat yang dapat dipetik baik oleh lembaga pendidikan, siswa dan masyarakat pada umumnya. Adapun rincian manfaat e-Education adalah sebagai berikut :

Bagi Lembaga Pendidikan :
1. Memperpendek jarak.
Lembaga pendidikan dapat lebih mendekatkan diri dengan siswa-i dimana jarak secara fisik dapat diatasi hanya dengan mengklik situsnya. Sementara itu birokrasi antara pendidik dan mahasiswa dapat dipersingkat, dimana siswa dapat langsung mengirimkan pesan dan melakukan konsultasi langsung melalui e-mail.
2. Perluasan pasar.
Jangkauan pasar peserta didik dapat menjadi luas dibandingkan dengan sistem pendidikan tradisional yang dibatasi oleh lokasi.
3. Perluasan jaringan mitra kerja.
Selain perluasan pasar, lembaga pendidikan juga melakukan perluasan jaringan mitra kerja. secara tradisional sangat sulit bagi semua lembaga pendidikan untuk membangun berkomunikasi dengan lembaga atau perusahaan di luar kota atau bahkan di luar negeri. namun melalui pembuatan situs lembaga maka kontak itu dapat dilakukan secara mudah, cepat, dan murah.
4. Biaya terkendali.
Lembaga pendidikan tidak perlu hadir secara fisik diberbagai kota dan penjuru dunia, namun dapat melakukan proses pendidikan di berbagai lokasi. Disamping itu, perkuliahan tidak memerlukan biaya pembangunan fisik, dan pengaturan jadwal kelas yang sangat membebani pejabat jurusan dan universitas. Melalui sistem ini biaya komunikasi juga dapat ditekan serendah mungkin.
5. Hemat.
Melalui pola paperless dimana distribusi materi pendidikan, jawaban tes dapat dilakukan secara elektronik, sehingga akan menghemat dari segi waktu untuk mengintegrasikan dengan database yang ada di komputer pusat waktu pengiriman, maupun biaya kertas dan perangko.
6. Cash flow terjamin.
Dengan sistem e-Education ini, cash flow lembaga akan terjamin, karena lembaga akan menerima pembayaran terlebih dahulu sebelum mengirim materi pendidikan yang dipesan siswa. Dengan pola seperti ini, maka modal yang dibutuhkan relatif lebih kecil.
7. Manfaat lainnya.
Antara lain meningkatkan citra lembaga, meningkatkan layanan pendidikan, menyederhanakan proses, meningkatkan produktivitas, mempermudah akses informasi, mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan fleksibilitas.

Bagi Siswa :
1. Hemat.
Dimana siswa dapat mengikuti proses pendidikan setiap saat dengan akurat, cepat, interkatif, dan murah.
2. Biaya terkendali.
Biaya transport menuju lokasi sekolah, kemubngkinan terjadingan kecelakaan atau perkelahian dapat ditekan serendah mungkin, karena semua proses dapat dilakukan dari balik meja dan hanya mengklik mouse.
3. Fleksibel.
Siswa dapat mengikuti proses pendidikan dari berbagai temapt dengan berbagai kondisi, seperti dari rumah, temapt peristirahatan, warnet atau tempat-tempat lainnya. Siswa juga tidak perlu mengkondisikan dirinya untuk berpakaian dan berpenampilan rapi sebagaimana pada pendidikan tradisional.

Bagi masyarakat pada umumnya :
1. Lahirnya era e-Education membuka peluang kerja baru dengan pola kerja dan permodalan yang baru. Oleh karena e-Education tidak akan menggantikan sepenuhnya sistem sekolah tradisional, maka era ini memberi harapan bagi ketersediaan lapangan kerja baru.
2. e-Education akan menjadi wahana kompetisi antarlembaga pendidikan yang mengglobal sehingga masyarakat dapat menikmati materi pendidikan berkualitas standar dengan harga kompetitif.

Bagi Dunia Akademis :
1. Lahirnya era e-Education memberi tantangan baru bagi dunia akademis untuk mempersiapkan SDM yang memahami dan menguasai bidang tersebut.
2. Para peneliti ditantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran pola belajar, proses pendidikan dan pembayaran sistem kredit semester dalam usaha menemukan kesepahaman baru dan pengembangan teori dan konsep baru.
3. Sistem e-Education juga membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan, di samping teknologi internet yang memungkinkan dilakukannya akses materi pendidikan dari jarak jauh. Dari perkembangan itu, dunia akademis ditantang untuk menemukan pola pendidikan jarak jauh yang bermutu.

Sumber :
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. 2002. e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset.

Pengaruh Negatif Teknologi Komputer

Tidak selamanya teknologi komputer memberikan pengaruh atau manfaat positif, tetapi juga ada pengaurh negatifnya, yang antara lain :

1. Pengaruh psikologi
Pengaruh psikologi bagi orang yang telah biasa "bergaul" dengan komputer antara lain : keinginan "serba cepat" dalam melakukan kegiatan apa saja. Hal ini perlu diwaspadai bagi setiap pengguna komputer agar tetap dapat membedakan kondisi dimana ia berinteraksi dengan komputer dan kondisi dimana ini berinteraksi dengan sesama dan lingkungan hidupnya.

2. Menurunya kemampuan berpikir.
Sofware komputer telah menyediakan berbagai macam fasilitas yang dapat berproses secara otomatis sehingga dapat mengakibatkan menurunya kemampuan berpikir. Hal tersebut cukup beralasan karena dengan tersedianya prosedur-prosedur perhitungan aritmatika. fungsi-fungsi trigonometri, statistik, keuangan dan sebagainya, maka pemakai tidak perlu lagi menghafalkan atau bahkan mempelajari konsep perhitungannya sehingga pemakai hanya perlu mempelajari cara memasukkan data atau cara mengoperasikan aplikasi tersebut.

3. Menurunnya sosialisasi.
Oleh karena terlalu asyik berkomputer beserta aplikasinya dan perubahan psikologi, maka interaksi pengguna komputer dengan lingkungan sekitarnya akan mulai mengalami penurunan.

4. Merasa status sosialnya lebih tinggi.
Oleh karena sampai saat ini teknologi komputer masih tergolong sebagai teknologi baru dengan harga yang masih cukup tinggi, maka pemilik atau orang yang menguasai teknologi komputer sering merasa bahwa status sosialnya lebih tinggi.

5. Meningkatkan jumlah pengangguran.
Di satu pihak komputer sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hasil kerja, namun di sisi yang lain komputer juga dapat menggusur tenaga kerja, misalnya tenaga pengajar atau pendidik yunior tentu akan mengalami kesulitan untuk berkiprah lebih maju. Hal ini perlu mendapat perhatian yang serius karena dapat meningkatkan kerawanan sosial yang diakibatkan oleh tingginya tingkat pengangguran.

6. Kejahatan dengan menggunakan komputer.
Kini juga mulai berkembang kejahatan dengan menggunakan komputer, karena kemudahannya untuk melakukan copy-paste, maka banyak tugas-tugas paper atau pemrograman yang diselesaikan dengan cara mengcopy.

7. Penyalahgunaann lainnya.
Komputer juga sering disalahgunakan untuk memproduksi dan menyebarluaskan gambar-gambar porno yang dapat merusak moral pengguna komputer.

8. Perusakan lingkungan hidup.
Kelestarian lingkungan hidup dan keselamatan manusia juga mengalami ancaman karena kehadiran industri komputer, sebab pembuatan komputer membutuhkan bahan-bahan kimia yang menghasilkan limbah yang membahayakan kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.

Sumber :
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. 2002. e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Yogyakarta : Andi Offset.

Kamis, 17 April 2008

Troubleshooting Harddisk

Trouble artinya masalah. shooting artinya membidik atau menembak. jadi, troubleshooting harddisk dapat diartikan sebagai membidik suatu sebab dari permasalahan yang muncul pada harddisk. berikut ini akan dibahas beberapa permasalahan yang sering muncul pada harddisk yang akan dicoba untuk ditelusuri penyelesaiannya.

kasus 1 : Harddisk Failure

Setelah melakukan Power On Self Test, BIOS melaporkan pesan kesalahan "Harddisk failure". setelah itu proses booting komputer berhenti dan gagal menghidupkan sistem.

Solusi :
Jangan panik ketika menjumpai pesan tersebut. pesan itu dapat berarti bahwa harddisk anda rusak atau mungkin hanya koneksi kabel yang salah. lakukan beberapa langkah berikut untuk mengatasinya :
1. Check pada setup BIOS apakah masih dapat mendeteksi harddisk. pada beberapa motherboard, setup BIOS dapat ditampilkan dengan menekan tombol DEL pada saat booting. setelah BIOS muncul, pilih opsi Auto Detect Disk Drive jika ada. jika tidak ada, check di konfigurasi utama. pasti ada prosedur untuk mengenali harddisk.
2. tetapi jika ternyata harddisk tidak dikenali, check terlebih dahulu sambungan-sambungan kabel harddisk yang ada dalam casing. mungkin ada yang longgar atau tidak menancap dengan benar pada konektornya. jika sambungan sudah benar tetapi ternyata harddisk masih tidak terdeteksi, nampaknya anda harus segera berkonsultasi dengan teknisi yang ahli di bidang tersebut. ada kemungkinan harddisk anda memang rusak.
3. jika harddisk masih terdeteksi, anda boleh sedikit bernafas lega karena berarti fisik harddisk anda masih dikenali komputer. bearti kemungkinan yang rusak adalah partisi atau format harddisk.

kasus 2 : Harddisk Macet saat loading windows.

Pada saat loading windows, tiba-tiba muncul pesan sebagai berikut :
verifying dmi pool data...
selanjutnya booting gagal dan komputer langsung hang.
tampilan diatas bisa disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut :
1. boot files corrupt atau ada yang terhapus.
2. settingan drive harddisk salah.
3. device boot tidak di set dengan benar.
4. settingan BIOS tidak normal.
5. koneksi dengan harddisk terputus atau hilang.
6. harddisk mengalami kerusakan atau hardware yang lain mengalami kerusakan.

solusi :

berikut adalah beberapa solusi yang mungkin dapat digunakan sebagai alternatif pemecahan masalah :
1. kemungkinan pertama adalah boot files corrupt atau ada yang terhapus. jika itu yang terjadi lakukan beberapa langkah sebagai berikut :
* lakukan booting dari floopy dan masukkan bootable disk. yakinkan bahwa disket tersebut dibuat dengan menggunakan versi sistem operasi yang sama dengan yang terpasang didalam komputer.
* setelah proses booting lewat disket berhasil, pada drive A:\> ketikan "sys c:" dan tekan enter. jika perintah dieksekusi dengan benar oleh sistem maka akan menampilkan pesan "File system transferred".
* Setelah itu pindahkan disket dan boot ulang.
* jika dengan cata diatas tetap belum bisa booting, lakukan kembali boot dari floopy dan masukkan boot disk.
* pada prompt A:\> ketika "fdisk/mbr" dan tekan enter. perintah tersebut digunakan untuk mempartisi kembali master boot record harddisk. setelah itu pindahkan disket dan boot ulang.
sebagai catatan, perintah-perintah diatas hanya berlaku untuk penggunaan sistem operasi yang berbasis Microsoft windows.

2. settingan drive harddisk salah.
computer berhenti pada saat proses load windows dan muncul pesan "verifying dmi pool data..." hal ini mungkin juga disebabkan oleh settingan harddisk dengan CMOS yang tidak tepat. cobalah untuk masuk di CMOS (BIOS) dan pastikan apakah harddisk sudah di set dengan benar. jika perlu lakukan kembali proses Auto Detect.

3. Device bot tidak di set dengan benar.
pastikan cd atau disket tidak ada dalam cpu yang mungkin menyebabkan komputer anda booting dari cd atau disket. jika sudah tidak ada cd atau disket dalam cpu dan masih tetap hang kami menganjurkan mengeset floopy di boot first boot device, harddisk second boot device, cdroom third boot device.

4. settingan BIOS tidak normal.
jika itu yang terjadi, cobalah untuk melakukan setting ulang BIOS sesuai default dari perusahaan.

5. koneksi dengan harddisk terputus atau hilang.
jika ada hardware dari komputer anda yang dilepas atau baru dipasang terkadang hardware tersebut menjadi tidak terdeteksi. pastikan kabel dari dan ke cd rom atau harddisk terpasang dengan benar.

6. harddisk mengalami kerusakan atau hardware yang lain mengalami kerusakan.

Kasus 3 : Harddisk Bad Sector

Bad sector merupakan kasus yang sering terjadi pada harddisk dan sering pula menjadi sesuatu hal yang menakutkan bagi pengguna komputer. karena jelas dengan harddisk yang memiliki bad pada sectornya, kinerja komputer secara umum akan menurun. dimulai dengan data yang rusak jika menempati bad sector tersebut, sampai pada komputer yang sering hang jika kebetulan bad sector berada diawal-awal track yang notabene tempat sistem operasi atau program penting lainnya berada.

Penyebab Bad Sector

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya bad sector. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dicatat tentang penyebab terjadinya bad sector tersebut. kondisi kerusakan oleh bad sector dapat dikelompokkan menjadi tiga kondisi sebagai berikut :
1. kondisi platter masih bagus, hanya terdapat kerusakan magnetik (bukan kerusakan fisik) pada permukaan piringan harddisk. Dimitry Primochenko (2004), seorang ahli Rusia mengatakan bahwa 60% kerusakkan harddisk disebabkan karena kesalahan magnetik tersebut.
2. kondisi platter belum aus tetapi terjadi kerusakan-kerusakan sector yang disebabkan karena hal-hal seperti :
* sering terjadi goncangan pada harddisk.
* sering terjadi kasus mati lampu sehingga komputer sering mati tidak melalui prosedur yang benar.
* harddisk dengan tingkat mobilitas tinggi (sering dilepas dan dipindah-pindah) tanpa memperhatikan perawatan semestinya.
3. kondisi dimana platter harddisk memang sudah aus. pada kondisi ini, harddisk memang sudah tidak dapat digunakan. semakin lama harddisk semakin rusak dan tidak berguna lagi untuk dipakai sebagai media storage.
kondisi apakah harddisk memang sudah aus atau belum, sebenarnya dapat diketahui dari masa waktu harddisk tersebut digunakan. spesifikasi yang bisa dilihat untuk ini adalah MBTF yang dimiliki harddisk. MBTF adalah singkatan dari Main Time Between Value yang diartikan sebagai masa waktu harddisk beroperasi. nilai tersebut bisa dilihat pada spesifikasi harddisk yang biasanya berkisar antara 300.000 hingga 1000.000 jam lebih. jika kondisi platter aus tetapi belum mencapai kondisi kritis, kondisi tersebut dikatakan cukup stabil untuk harddisk. kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih mungkin low level.

bersambung...

Sumber :
Purwanto, Paulus Joko dan Wahyono, Teguh. 2004. Kupas Tuntas HARDDISK (Maintenance dan Troubleshooting). Yogyakarta : Gava Media.

Rabu, 16 April 2008

Karakteristik Hardisk

Karakteristik yang digunakan untuk mengenali lebih dalam dari sebuah harddisk. Beberapa karakteristik yang cukup penting adalah kapasitas, kecepatan putar, dan ukuran fisik harddisk.

a. Kapasitas

kapasitas merupakan kemampuan harddisk untuk menyimpan data. satuan dari kapasitas ini adalah byte. sekarang ini, rata-rata harddisk baru memiliki kapasitas sebesar 40 Giga byte. Untuk mengetahui maksud dari kapasitas lebih lanjut, perhatikan pengertian byte sebagai berikut :
* Bit = nilai 0 atau 1 pada sistem digital.
* 1 byte = 8 bit atau anggap saja sama dengan satu huruf/karakter.
* 1 kilo byte = 1000 byte.
* 1 Mega byte = 1000 kilo byte
* 1 Giga byte = 1000 mega byte
* dan seterusnya.

jadi jika harddisk kita memiliki kapasitas 10 giga byte, berarti harddisk tersebut memiliki kemampuan untuk meyimpan data sebanyak 10 x 1000 x 1000 x 1000 karakter.

b. kecepatan putar.

kecepatan putar yang dimaksud adalah berapakah kecepatan berputarnya piringan harddisk per menit. satuan kecepatan putar ini adalah rpm (rotation per minutes). setiap harddisk memiliki kecepatan putar yang bervariasi. rata-rata harddisk sekarang putaannya adalah 7200 sampai dengan 10.000 rpm.

c. ukuran fisik

harddisk yang banyak beredar sekarang, rata-rata memiliki ukuran 3,5 inchi. setelah pada teknologi harddisk lama berukuran 5+ inchi punah dan berganti dengan ukuran 3+ inchi, sekarang mulai dikembangkan harddisk berukuran 2+ inchi dan bahkan 1+ inchi. pada perkembangan kedepan ukuran fisik harddisk diprediksikan akan semakin mengecil.

d. transfer rate

transfer rate atau kecepatan transfer, merupakan salah satu bagian terpenting dalam mengukur performa harddisk. kecepatan transfer ini menyatakan seberapa cepat data dapat dipindahkan dari dan ke piringan (platter) untuk melakukan proses menulis atau membaca data.
kecepatan ini biasanya dicatat sebagai kecepatan minimum dan maksimum, meski banyak produsen harddisk yang hanya melaporkan kecepatan maksimumnya. satuan dari kecepatan transfer ini adalah MBps (Mega Byte per second).
ada dua jenis kecepatan transfer dalam suatu harddisk yang terkadang sering rancu untuk menyebut salah satu diantaranya yaitu :
* kecepatan transfer interface : kecepatan interface mengirim dan menerima data dari dan ke harddisk.
* kecepatan transfer media rata-rata : kecepatan transfer baca tulis pada platter harddisk.
selanjutnya, perhatikan contoh perbandingan dua jenis harddisk seperti berikut ini :
* IBM 120 GXP
kecepatan putar : 7200 rpm
kecepatan transfer interface : 100 MBps
kecepatan transfer media : 42,27 MBPs
* Maxtor D540X
kecepatan putar : 5400 rpm
kecepatan transfer interface : 133 MBps
kecepatan transfer media : 30,97 MBps

d. waktu akses rata-rata

waktu akses rata-rata atau yang dikenal dengan average seek time adalah waktu rata-rata yang diperlukan untuk menggerakkan head dari satu cylinder ke cylinder lain dalam jarak yang acak. cara untuk mengukur hal ini adalah dengan menjalankan operasi pencarian track secara acak, kemudian membagi jumlah waktunya dengan jumlah operasi pencarian yang dilakukan.

Sumber :
Purwanto, Paulus Joko dan Wahyono, Teguh. 2004. Kupas Tuntas HARDDISK (Maintenance dan Troubleshooting). Yogyakarta : Gava Media.